Cara Analisa Support dan Resistance (saham, cryptocurrency, forex)



Support dan resistance adalah level kunci dalam analisis teknikal yang membantu trader untuk mengidentifikasi potensi pergerakan harga dalam pasar. Memahami area support dan resistance saham memberikan beberapa keuntungan kepada trader. Pertama, trader dapat menentukan level entry dan exit yang tepat dalam membeli atau menjual saham. Dengan membeli saham pada level support dan menjual saham pada level resistance, trader dapat memaksimalkan keuntungan dan meminimalkan kerugian.

Trader juga dapat mengurangi risiko dalam melakukan transaksi dengan menempatkan stop-loss order pada level support. Sehingga trader dapat mengidentifikasi tren pasar dengan memperhatikan bagaimana harga saham bereaksi pada level support dan resistance.

Dengan memahami area support dan resistance saham juga membantu trader dalam pengambilan keputusan yang lebih informasi dan rasional. Trader dapat memperoleh pandangan pasar yang lebih luas dengan memperhatikan bagaimana harga saham bereaksi pada level-level support dan resistance yang berbeda untuk membantu memprediksi pergerakan harga selanjutnya.

Berikut adalah beberapa cara untuk menetapkan support dan resistance yang tepat:

  • Identifikasi level-level signifikan dalam harga: Cari level-level harga yang memperlihatkan signifikansi dalam pergerakan harga, seperti level-level yang pernah menjadi titik pembalikan atau titik-titik kunci lainnya. Ini bisa dilakukan dengan menggunakan grafik candlestick atau grafik garis.


  • Gunakan Moving Average: Moving average dapat membantu trader menentukan level support dan resistance. Trader dapat menggunakan moving average sebagai garis tren dan menetapkan level-level support dan resistance pada level di mana harga sering kali terpantul dari garis moving average. buat keputusan beli saat persilangan candle menuju ke atas moving average dan keputusan jual saat candle menyilang ke bawah moving average.

  • Gunakan Fibonacci Retracement: Fibonacci Retracement adalah tool analisis teknikal yang digunakan untuk menentukan level support dan resistance dengan menggunakan rasio Fibonacci. Trader dapat menarik garis dari titik rendah ke titik tinggi, dan garis Fibonacci akan muncul. Level-level retracement 38,2%, 50%, dan 61,8% biasanya digunakan sebagai level support dan resistance.
  • Gunakan Indikator Teknikal: Indikator teknikal seperti RSI, MACD, dan Bollinger Bands dapat membantu trader menentukan level support dan resistance. Trader dapat mengamati saat indikator ini menunjukkan perubahan arah dan kemudian menempatkan level support dan resistance pada titik yang relevan.
  • Perhatikan Volume Perdagangan: Trader dapat menggunakan volume perdagangan untuk menentukan level support dan resistance. Volume yang tinggi seringkali muncul pada level-level support dan resistance yang signifikan. Oleh karena itu, trader dapat menggunakan volume perdagangan sebagai indikasi potensi level support dan resistance.

Namun, perlu diingat bahwa meskipun ada berbagai cara untuk menetapkan support dan resistance yang tepat, tidak ada cara yang sempurna. Trader harus selalu menggunakan konfirmasi lain dan berhati-hati dalam menentukan level support dan resistance.

Tidak ada komentar